News
Wamen BUMN teken akta pembentukan PT Perikanan Indonesia (Persero)

Wamen BUMN teken akta pembentukan PT Perikanan Indonesia (Persero)

Hari ini kita melaksanakan penandatanganan Akta Pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero), babak baru Perikanan Indonesia dari semula berbentuk perusahaan umum (perum) menjadi perseroan

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menandatangani akta pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero) dengan menguban badan hukum BUMN perikanan itu dari perusahaan umum menjadi persero.

Wamen BUMN mengatakan penandatanganan akta pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero) ini arah dasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Pemimpin Joko Widodo.

“Hari ini kita melaksanakan penandatanganan Akta Pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero), bengkak baru Perikanan Indonesia lantaran semula berbentuk perum menjelma perseroan. Ini menjadi isyarat, satu proses holding BUMN Klaster Pangan telah tercapai dari 4 tahapan luhur yang harus dilalui, ” ujar Wamen  BUMN Balasan Mansury dalam keterangan tercatat yang diterima di Jakarta, Kamis.

Tempat melanjutkan BUMN menjadi mata-mata pemerintah dalam meningkatkan kemajuan ekonomi nasional. Di sektor perikanan, pemerintah telah memercayakan percepatan pembangunan industri perikanan nasional untuk meningkatkan ketenteraman masyarakat, penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan devisa negeri.

“Untuk itu PT Perikanan Indonesia harus mampu mengambil peran dengan lebih besar di daerah ini, berkontribusi untuk memajukan produksi ikan nasional mencuaikan kemitraan dengan para nelayan dari hulu ke pada hilir maupun melakukan pengembangan produk turunan berbasis perikanan, ” kata Wamen Balasan.

Baca juga: Perubahan bentuk hukum Perindo dalam pengkajian antara kementerian

Wamen BUMN berharap perubahan bentuk lembaga hukum Perikanan Indonesia harus dapat merubah kultur budaya serta tata kelola kongsi yang lebih baik.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)  Arief Prasetyo Adi mengutarakan perubahan bentuk Perikanan Indonesia menjadi perusahaan persero merupakan langkah awal pengindukan   BUMN Pangan.  

“Ini tahap perdana holding BUMN Pangan, meniti peng holding an pangan nanti fokusnya adalah inklusif dan ketenteraman di sisi hulu atau petani, tujuannya akan ditingkatkan market share nya, cita-cita kami kudu naik kelas dan go global . Kami juga sudah menyiapkan road map untuk peningkatan market share untuk BUMN industri pangan, ” cakap Arief.

Sementara itu Direktur Utama Perikanan Indonesia  Fatah Setiawan Topobroto  mengatakan perubahan badan adat akan efektif setelah metode pengesahan lanjutan dari Departemen Hukum dan HAM.

Harapannya melalui transformasi badan hukum dapat mengabulkan percepatan transformasi sektor perikanan melalui peningkatan kinerja dengan positif.

“Saat ini Perikanan Indonesia juga tengah bersiap merger secara PT Perikanan Nusantara (Persero) dan selanjutnya bergabung pada holding pangan, semoga secara berubahnya status badan hukum, PT Perikanan Indonesia mampu mencatatkan kinerja yang pasti, ” ujar Fatah.

Mengaji juga: Perindo siap “offtaker” hasil nelayan dalam induk BUMN pangan

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021