News
Teten pastikan bantuan PEN tepat bahan

Teten pastikan bantuan PEN tepat bahan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memastikan bantuan dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tepat sasaran dalam upaya menekan dampak COVID-19 terhadap pelaku koperasi dan UMKM.

Teten Masduki, Rabu, meninjau langsung kegiatan usaha para distributor Pasar Beringharjo Yogyakarta.

“Kami mendapati ada pedagang yang omzetnya turun sampai 80 tip. Saat ini sudah mulai tersedia peningkatan tapi belum sepenuhnya mampu untuk menutupi biaya produksi, ” kata Teten.

Sebanyak pedagang menyampaikan keluhannya kepada Teten Masduki yang tengah melakukan anjangsana kerja ke Pasar Beringharjo itu.

“Saya diminta Pemimpin Jokowi untuk turun ke lapangan, menginventaris dampak COVID-19, terutama untuk para pedagang pasar-pasar tradisional, ” ucap Teten.

Baca juga: Teten ucap pemulihan ekonomi nasional harus dimulai dari UMKM

Tujuannya, lanjut Teten, supaya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan UMKM berlaku dengan efektif dan tepat sasaran.

“Kita memiliki Bansos modal kerja untuk pelaku jalan mikro dan kecil yang belum bankable, yang belum pernah memiliki pembiayaan dari lembaga keuangan. Kita akan menyasar 12 juta karakter usaha dengan bantuan modal kegiatan sebesar Rp2, 4 juta perorang, ” katanya.

Selain itu, Teten ingin memastikan bahwa program PEN selain tepat sasaran, juga cepat berjalan dan bertemu kebutuhan pelaku UMKM.

“Kita juga ada program membeli produk UMKM, terutama di zona pangan, sehingga mereka terbantu tak hanya dari masalah pembiayaan tapi juga penjualan, ” kata Teten.

Teten mengakui, getah perca pelaku UMKM termasuk pedagang rekan amat terpukul atas pandemi COVID-19.

“Ketika wisatawan meluncur drastis, prioritas belanja masyarakat bertambah ke makanan dan minuman, oleh karena itu pedagang baju, aksesoris, dan yang lain jelas terpukul, ” kata Teten.

Untuk itu, Teten menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan kerja sama dengan KSPPS BMT Beringharjo untuk meringankan cashflow getah perca pedagang di Pasar Beringharjo.

“Kami ada program perkuatan permodalan dana bergulir dari LPDB KUMKM. Silakan dimanfaatkan dengan jalan, ” kata Teten.

Baca juga: Teten Masduki tegaskan perlunya koperasi bertabur diperkuat di Indonesia

Teten optimistis, ekonomi dan bisnis di Yogyakarta akan cepat bangkit kembali, karena Yogyakarta dikenal sebagai Kota Kreatif serta memiliki daya saing yang berpengaruh.

“Saya berharap, pelaku UMKM di Yogyakarta terus membangun jaringan bisnis dan ekosistemnya dengan terintegrasi, ” kata dia.

Hanya saja, Teten menekankan kepada para pedagang Pasar Beringharjo tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

“Salah satunya, memakai masker dalam keseharian berdagang harus sudah menjadi kebiasaan yang terus diterapkan, ” kata Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KSPPS BMT Beringharjo Mursida Rambe mengatakan, pihaknya sudah melangsungkan relaksasi bagi para pedagang rekan anggota koperasi BMT Beringharjo.

“Bahkan, kami menyarankan para anggota untuk menabung setiap keadaan di koperasi. Nilainya bisa berapa saja, tergantung dari hasil penjualannya. Nantinya, tabungan itulah yang dibayarkan ke koperasi untuk cicilan kreditnya, ” kata Mursida.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020