News
Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dekati level 4, 5 persen

Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dekati level 4, 5 persen

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Nusantara pada tahun 2021 bakal mendekati batas atas target, yakni 4, 5 komisi.

“Kita akan menentang outlook yang atas semasa pemulihannya bisa berjalan berangkat bulan September hingga akhir tahun 2021, tanpa mengalami disrupsi COVID-19 lagi atau kejadian COVID-19 selalu bisa aman, ” ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Agustus 2021 secara daring di Jakarta, Rabu.

Selain itu, target tersebut selalu kan tercapai jika klub bisa tetap waspada dengan protokol kesehatan, serta dengan adanya kesiapan fasilitas kesehatan tubuh, implementasi “3T” ( tracing, testing, and treatment ), dan percepatan vaksinasi harus diperkuat.

Ia mengatakan proyeksi ekonomi pada tahun 2021 memang mengalami koreksi ke rentang 3, 7 komisi sampai 4, 5 komisi karena disrupsi COVID-19 varian Delta, terutama pada triwulan III-2021.

Baca juga: Menkeu: Insentif bea dan bea bidang kesehatan capai Rp4, 58 triliun

Baca pula: Sri Mulyani sebut defisit APBN hingga Juli capai 2, 04 persen

Dengan demikian, semakin cepat COVID-19 dikendalikan, oleh sebab itu pemberlakuan pembatasan kegiatan kelompok (PPKM) terutama level 4 tidak akan terlalu periode diterapkan agar ekonomi bisa pulih kembali.

“Efektivitas PPKM yang mampu mengendalikan pandemi tentu menjadi kunci bagi kita untuk bisa memulihkan ekonomi, ” tutur Sri Mulyani.

Adapun saat tersebut, pemerintah telah menurunkan golongan PPKM Jabodetabek, Bandung Sundal, Surabaya Raya dari level 4 menjadi level 3, seiring kasus COVID-19 yang kian menurun.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021