News
Sandiaga: Percepat regulasi kekayaan sastrawan jadi agunan pinjaman

Sandiaga: Percepat regulasi kekayaan sastrawan jadi agunan pinjaman

Jakarta (ANTARA) berantakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno memerintahkan para penguasa Kemenparekraf untuk mempercepat regulasi yang berkaitan dengan benar kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) yang akan bisa dijadikan sebagai collateral atau agunan pinjaman.

Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan regulasi di Kementerian Hukum dan HAM dan dalam hitungan minggu dirinya meminta kepada para pejabat Kemenparekraf agar memacu proses regulasi tersebut.

“Ini perintah! Perintahnya adalah percepat proses buat regulasi yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual dengan akan bisa dijadikan sebagai collateral atau jaminan pinjaman, ” ujar Sandiaga Uno dalam seminar daring pada Jakarta, Minggu.

Dengan konsep seperti itu oleh sebab itu Sandiaga sebagai Menparekraf bisa menjalin kolaborasi mengingat regulasinya sudah ada, salah satunya berencana ingin berkolaborasi secara Menteri BUMN Erick Thohir agar bank-bank Himbara buat memberikan akses kredit pada hak kekayaan intelektual Nusantara baik yang dikelola BUMN maupun yang dikelola preman untuk dibukakan  pintunya biar mendapatkan permodalan.

“Karena tentunya dengan mempunyai satu hak kekayaan mental, maka pencipta karya tak akan berhenti di situ. Kita harus mengembangkan berangkat dari animasinya, merchandise-nya, & sebagainya, ” kata Menparekraf.

Dia juga menambahkan bahwa hal itu merupakan suatu langkah persekutuan yang konkrit dan Jakarta adalah epicentrum bagi ekonomi kreatif.

“Menurut saya ini adalah daya kita khususnya Jakarta, kita munculkan suatu terobosan, paling tidak ini akan menjadi warisan atau legacy daripada bapak Presiden Joko Widodo dalam periode pemerintahan keduanya agar industri ekonomi kreatif dan ekosistem ekonomi digital kita melakukan terobosan sebab segi pembiayaan, ketika hak kekayaan intelektual bisa menjelma akses pembiayaan, ” perkataan Sandiaga.

“Dan Jakarta akan menjadi gandar utama penggerak ekonomi kaya bangsa. Kalau saya tahu bola saljunya ini luar biasa dapat diciptakan begitu kira-kira kekayaan intelektual kita memperoleh pendanaan, ” tambahnya.

Sebelumnya Menteri Wisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyiapkan rancangan sistem pelaksana Undang-Undang (UU) Cetakan 24 tahun 2019 mengenai Ekonomi Kreatif yang mengatur skema pembiayaan berbasis imbalan intelektual, intellectual property (IP).

Sandiaga mengutarakan bahwa begitu sudah daftar kekayaan intelektual bisa dijaminkan ke perbankan dan bisa digunakan sebagai aset. Maka tidak perlu pinjam berdampingan, tidak perlu pinjam taruhan. Aturan ini dibuat di rangka membuat sistem pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

Pembiayaan dengan skema ini memungkinkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal daya. Sehingga akses pembiayaan karakter ekonomi kreatif dengan arah memadai bisa dihadirkan negeri lalu direalisasi dan dieksekusi.

Baca juga: Erick serta Sandiaga sepakat ubah BUMN PFN jadi lembaga pembiayaan film
Baca pula: Sandiaga dorong pelaku parekraf manfaatkan platform digital
Baca juga: World Superbike dapat terselenggara jika prasyarat COVID-19 terpenuhi

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021