News
Rupiah akhirnya ditutup jatuh, setelah menguat sepekan terakhir

Rupiah akhirnya ditutup jatuh, setelah menguat sepekan terakhir

Mungkin rekan sedang mencari what’s next, menerjang Trump yang masih belum membenarkan dengan kemenangan Biden, mengenai kelanjutan produksi vaksin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu ditutup negatif, sesudah menguat cukup signifikan dalam sepekan terakhir.

Rupiah ditutup menyurut 27 poin atau 0, 2 persen ke posisi Rp14. 085 per dolar AS dibandingkan situasi penutupan hari sebelumnya Rp14. 058 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dalam Jakarta, Rabu, mengatakan, rupiah menyurut tipis kemungkinan karena pasar mengabulkan konsolidasi pasca-penguatan tajam seminggu ke belakang.

“Untuk isu-isu belum ada perubahan, masih isu yang sama. Mungkin pasar sedang mencari what’s next , mengenai Trump yang masih belum sepakat dengan kemenangan Biden, dan mengenai kelanjutan produksi vaksin, ” ujar Ariston.

Baca juga: Gubernur BI optimis kuartal IV 2020 ekonomi Indonesia tumbuh positif

Pelemahan rupiah terjadi seiring memudarnya sentimen pemberitahuan dari Pfizer pada Senin berantakan tentang hasil awal yang positif untuk vaksin COVID-19. Sebelumnya vaksin COVID-19 dari Pfizer Inc & BioNTech dikabarkan efektif 90 upah mencegah COVID-19.

Investor menyadari bahwa masih ada jalan untuk melakukan aksi ambil mujur sebelum vaksin tersebut memenuhi semua persyaratan untuk dirilis ke publik. Selain itu, ada masalah pemasokan dalam mendistribusikan ratusan juta jumlah yang sangat sensitif terhadap suhu.

Sementara itu ketika pandemi COVID-19 meningkat di Amerika Serikat, harapan adanya paket stimulus substansial semakin meningkat. Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengatakan bahwa bantuan pemerintah diperlukan buat menggerakkan ekonomi melalui periode ini.

Mengucapkan juga: IHSG ditutup melambung, terkerek perkembangan vaksin dan ekonomi reda

Sebanyak negara bagian AS, termasuk California, memberlakukan tindakan yang lebih kuat sebagai tanggapan terhadap jumlah kejadian positif COVID-19 yang berkembang pesat. Amerika Serikat saat ini mempunyai total 10, 2 juta kejadian, seperlima dari total global, dengan lebih dari 110. 000 urusan baru per hari, menurut masukan Universitas Johns Hopkins.

Di sisi lain Presiden AS Donald Trump menolak menerima buatan pemilihan presiden, dengan klaim penipuan dan kecurangan pemilu yang tidak berdasar. Hal itu membuat ekspektasi kelancaran transisi kekuasaan menjadi syak wasangka dan menciptakan ketidakpastian di pasar global.

Rupiah di pagi hari dibuka menguat dalam posisi Rp14. 055 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14. 055 per dolar AS hingga Rp14. 103 per dolar AS.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14. 076 mulai dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14. 015 bola lampu dolar AS.

Baca juga: Presiden Jokowi: Kita masih punya PR luhur tingkatkan inklusi keuangan
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © KURUN 2020