News
Pemerintah kucurkan Rp9 triliun untuk dorongan tenaga kesehatan 2020

Pemerintah kucurkan Rp9 triliun untuk dorongan tenaga kesehatan 2020

Pemerintah telah membayarkan insentif pada 13. 886 dokter yang mengikuti Agenda Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah telah mengucurkan anggaran hingga Rp9 triliun untuk insentif tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 pada 2020 dan akan tetap memberikan insentif tersebut pada 2021, kata Penulis Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi.

“Apa yang telah diberikan pada 2020 hampir Rp9 triliun kita gelontorkan untuk pembayaran dorongan ini, baik tenaga kesehatan pada pusat maupun daerah, semua sudah terserap dengan baik, ” cakap Oscar dalam keterangan pers daring yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan sebesar Rp4, 71 triliun telah dibayarkan untuk tenaga kesehatan di was-was, sementara sisanya dibayarkan untuk gaya kesehatan di berbagai daerah dalam Indonesia.

Baca juga: Menkeu pangkas motivasi tenaga kesehatan tangani COVID 50 persen

Oscar menyebut intensif tersebut dibayarkan kepada setiap tenaga kesehatan dengan memberikan pelayanan kesehatan untuk anak obat COVID-19 ataupun yang berkaitan secara penanganan COVID-19.

“Setiap fasilitas kesehatan di seluruh Nusantara yang menangani COVID-19 itu yang kita berikan, di semua wadah punya hak yang sama. Pada semua daerah asal fasyankesnya menyampaikan pelayanan COVID-19 kita berikan tumpuan pada tenaga kesehatan kita. Apalagi insentif untuk tenaga keseahtan PPDS pun kita bayarkan, ” logat Oscar.

Dia menyebut pemerintah telah membayarkan insentif di dalam 13. 886 dokter yang mendaftarkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Menyuarakan juga: Anggota DPR: Nakes kudu dikecualikan dari pengurangan insentif

Oscar mengambil bahwa pemerintah masih akan langsung memberikan insentif kepada tenaga kesehatan tubuh yang melakukan pelayanan kesehatan terpaut penanganan COVID-19 di tahun 2021. Selain pembayaran insentif, pemerintah serupa telah menyalurkan bantuan santunan janji bagi keluarga tenaga kesehatan yang meninggal karena terpapar COVID-19.

“Juga santunan kematian dekat 98 persen terserap, atau Rp60 miliar, ” kata Oscar.

Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan Askolani mengatakan pemerintah berencana menambah anggaran bidang kesehatan di tahun 2021 dari yang awal sebesar Rp169 triliun menjadi kira-kira Rp254 triliun. Penambahan anggaran tersebut masih dalam pembahasan antara Departemen Keuangan dengan Kementerian Kesehatan.

Baca serupa: Menkeu: 681. 000 tenaga kesehatan telah terima insentif Rp5, 55 triliun

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021