News
Negeri distribusikan 7 juta dosis vaksin COVID-19 untuk lansia

Negeri distribusikan 7 juta dosis vaksin COVID-19 untuk lansia

Organisasi lain juga bisa melakukan vaksinasi massal misalnya organisasi keagamaan maupun organisasi masyarakat lain

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah melalui Departemen Kesehatan mendistribusikan tujuh juta ukuran vaksin COVID-19 untuk program vaksinasi lansia tahap pertama ke 33 provinsi Indonesia yang akan dimulai pekan depan.

Juru Cakap Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan tubuh Siti Nadia Tarmizi dalam konvensi daring yang dipantau di Jakarta, Jumat, mengatakan dari tujuh juta dosis vaksin tersebut sebanyak 70 persennya akan dikirim untuk daerah di Pulau Jawa dan Bali dikarenakan kasus tertinggi COVID-19 berharta di wilayah tersebut.

Ia mengatakan program vaksinasi mau dilakukan di seluruh wilayah kotamadya di DKI Jakarta, dan pada tiap ibu kota provinsi di dalam 33 provinsi di Indonesia.

“Selain untuk seluruh kotamadya di DKI Jakarta, vaksinasi serupa akan dilakukan pada masyarakat lanjut usia di ibu kota provinsi di 33 provinsi seperti Tanah air Bandung untuk Jawa Barat, Denpasar untuk Bali, Medan untuk Sumatera Utara, Makassar untuk Sulawesi Selatan dan seterusnya, ” kata tempat.

Pertimbangan pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut dikarenakan ketersediaan dosis vaksin yang masih terpatok serta tingginya angka kasus COVID-19 di setiap ibu kota provinsi.

Mekanisme pendaftaran & pelaksanaan program vaksinasi untuk asosiasi lansia terbagi menjadi dua alternatif, yakni vaksinasi di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit, dan vaksinasi massal yang diselenggarakan di satu tempat mencuaikan kerja sama dengan organisasi maupun institusi.

Baca juga: Menkes sebut Wapres contoh baik lansia yang suka divaksin

Pada opsi pertama, masyarakat diharuskan mendaftar terlebih dahulu melalui tautan yang tersedia di laman sah Kementerian Kesehatan di www.kemkes.go.id ataupun laman resmi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) di www.covid19.go.id. Masyarakat lansia bisa dibantu oleh anggota keluarga maupun ketua RT/RW untuk mengisi surat isian pendaftaran yang terdapat pada tautan di laman tersebut.

Setelah mengisi data pada formulir pendaftaran, selanjutnya masyarakat akan mendapatkan notifikasi dari Dinas Kesehatan daerah wilayahnya untuk jadwal dan tempat pelaksanaan vaksinasi.

Preferensi kedua, mekanisme melalui vaksinasi massal dapat diselenggarakan oleh organisasi atau institusi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan provinsi ataupun kabupaten-kota. Selanjutnya pendaftaran peserta program vaksinasi untuk kelompok lansia akan dilakukan secara beramai-ramai oleh organisasi atau institusi tersebut.

“Organisasi atau adat yang dapat melakukan misalnya pola pensiunan ASN, Persatuan Purnawiranan TNI-Polri, atau Legiun Veteran RI. Sistem lain juga bisa melakukan vaksinasi massal misalnya organisasi keagamaan maupun organisasi masyarakat lain, syaratnya sistem tersebut harus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan tubuh setempat untuk dapat melaksanakan vaksinasi massal, ” kata Nadia.

Dia  menyebutkan program vaksinasi tahap awal untuk masyarakat lansia bisa dilakukan mulai pekan pendahuluan seiring persiapan dan pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan masing-masing daerah.

Baca juga: Satgas: Vaksinasi lansia dan petugas publik segera dijalankan
Baca juga: Sebanyak 21 juta lansia dapatkan vaksinasi tiba pertengahan Februari

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021