News
Menkop dan Mentan sepakat percepat hadirkan korporasi petani

Menkop dan Mentan sepakat percepat hadirkan korporasi petani

Sekarang mulai lagi proyek bersama korporatisasi petani

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sepakat untuk mempercepat dan menindaklanjuti kerja sama pengembangan korporasi petani yang telah dirintis sejak Januari 2020.

Teten Masduki di Jakarta, Jumat, mengatakan pertemuan dengan Syahrul Yasin Limpo dikerjakan sebagai upaya untuk melakukan pengembangan korporasi petani karena kerja cocok yang telah ditandatangani belum berlaku akibat pandemi COVID-19.

“MoU sudah ditandatangani Januari 2020. Namun belum mulai karena harus refocusing lantaran COVID-19. Sekarang mulai teristimewa proyek bersama korporatisasi petani, ” kata Teten.

Menurut Teten, sesuai arahan Presiden Jokowi, petani-petani perorangan dengan lahan picik idealnya membentuk koperasi karena koperasi menjadi instrumen yang paling agak-agak mengkonsolidasikan lahan-lahan yang kecil-kecil menjelma berskala lebih besar.

Dengan mengkonsolidasikan usaha maka untuk mengakses sumber pembiayaan dan melakukan kemitraan dengan usaha besar, apalagi mengakses pasar dalam porsi lebih berkeadilan kemungkinannya semakin terbuka luas.

“Ini yang dikerjakan sinergi Kemenkop dan Kementan, percepatan korporatisasi petani harus sama-sama kita lakukan dengan berbasis koperasi, ” kata Teten.

Dia menjelaskan dalam mewujudkan korporatisasi petani, Kementan akan lebih banyak memajukan petani untuk berhasil. Sedangkan Kemenkop akan memberikan pendampingan manajemen daya koperasi.

“Hanya ada satu visi Presiden, kami sinergikan dengan korporatisasi pangan pertanian. Mentan paling banyak mulai subsidi gemuk, sementara kami lakukan pendampingan manajemen usahanya untuk membantu Mentan, ” kata Teten.

Order awal akan dimulai dengan memperluas inisiatif di 1. 000 hektare untuk menjadi lahan bagi korporatisasi pertanian.

Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengutarakan manajemen usaha koperasi menjadi sebuah kebutuhan dan kekuatan bangsa.

Pihaknya akan mempersiapkan kerja sama itu di hulu, yaitu produktivitas pertanian, hortikultura, tanaman bertabur, perkebunan, dan peternakan. Sehingga nantinya harga komoditas pertanian bisa dijamin dengan baik.

“Ada komitmen kami dengan Menkop, supaya manajemen usaha koperasi menjadi keinginan keseharian, kehidupan dan menjadi gaya daerah, negara dan bangsa, ” kata Mentan.

Sebelumnya, pada 27 Januari 2020 Menkop UKM Teten Masduki dan Mentan Syahrul Yasin Limpo menandatangani MoU terkait pengembangan Korporasi Petani Berbasis Koperasi Dalam Rangka Industrialisasi Pertanian.

Menangkap juga: Datangi Mentan, Teten dukung diversifikasi pangan lewat warung sembako
Baca juga: Teten dorong koperasi go digital saat peringatan Harkopnas ke-73
Baca juga: BI: Korporatisasi jadi kunci UMKM menetap di tengah COVID-19

 

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © KURUN 2020