News
Mahfud ingatkan pentingnya menjadi politisi dan parpol yang bersih

Mahfud ingatkan pentingnya menjadi politisi dan parpol yang bersih

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bagian Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pentingnya politisi dan partai politik yang terang.

“Partai politik kerap dituding menjadi sarang koruptor dan penyebab carut marut situasi politik. Karena tersebut, muncullah suara-suara yang menginginkan Indonesia tanpa partai politik. Tapi bagaimanapun, partai kebijakan tetap diperlukan untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaan, ” kata Mahfud saat menyerahkan pengarahan pada Sekolah Bakal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkatan kedua, dì Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, negara demokrasi konstitusional, kudu memiliki lembaga perwakilan atau parlemen, dan parlemen dengan baik itu harus diisi oleh partai politik.

“Oleh sebab tersebut, sejelek-jeleknya negara yang punya parpol, itu jauh bertambah baik dibandingkan dengan negara yang tidak punya parpol, ” ujar Mahfud dalam siaran persnya.

Baca serupa: Mahfud: Pemerintah selalu mendengar kritikan masyarakat
Menangkap juga: Mahfud dorong persekutuan ASEAN untuk pemulihan pascapandemi COVID-19
Baca juga: Mahfud: Perlu dukungan pimpinan agama percepat vaksinasi COVID-19

Kepada sekitar 1. 200 peserta Sekolah Kader PSI, Menko Polhukam menyampaikan kalau memang tidak mudah menjelma politisi dan parpol yang bersih, karena kadang dihadapkan pada dua pilihan dengan sulit.

“Pertama, parpol didirikan untuk memperjuangkan kebaikan bagi bangsa serta negara, oleh sebab itu orang-orangnya harus baik. Kedua, untuk bisa berjuang parpol itu harus punya penuh pengikut, ” tutur Mahfud.

Oleh sebab itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini berharap PSI bisa mempertahankan idealisme sebagai partai politik, misalnya tetap melakukan perekrutan calon bagian legislatif secara terbuka, tanpa mahar, dan melibatkan ulung sebagai tim panelis mandiri.

“Tolong, bangun idealisme PSI ini. Hamba dulu ikut mendorong berdirinya PSI, saya ikut menapis calon anggota legislatifnya. Beriringan Mas Goenawan Mohamad, ada Bu Tuti Hadiputranto, Pak Bibit Samad Rianto, Mas Hamdi Muluk, ikut mengabulkan seleksi karena punya jalan ada darah baru kepada kehidupan partai politik kita, ” ujarnya.

Sejalan dengan tujuan Sekolah Kader Solidaritas Indonesia, Mahfud juga mendukung lahirnya kader-kader PSI yang kompeten dan berintegritas.

“Dulu saya bilang ke pimpinan PSI, saya akan bawa dan turut mendoakan supaya PSI mencetak calon-calon bagian legislatif yang kompeten dan berintegritas. Kompeten, dia berkecukupan bekerja, mengerti masalah ketatanegaraan, mengerti politik, sosiologi & kebutuhan rakyat. Lalu berintegritas, dia jujur, niatnya cantik, dan tidak koruptif, ” tegas Mahfud.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © KURUN 2021