News
Leicester stop tren kemenangan tandang MU

Leicester stop tren kemenangan tandang MU

Jakarta (ANTARA) – Leicester City menghentikan tren kemenangan bertanding beruntun Manchester United  (MU) ketika menahan imbang tamunya itu dengan skor 2-2 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion King Power, Sabtu.

Kelanjutan hasil itu, MU gagal menyerupai rekor rentetan kemenangan tandang dengan dimiliki Chelsea dan Manchester City berupa 11 pertandingan.

Selain itu, MU juga urung mengambil alih posisi Leicester daripada peringkat kedua klasemen. Leicester pasti di posisi kedua dengan 28 poin dan MU satu poin persis di bawah mereka, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Menyuarakan juga: Solskjaer mau hentikan gaya “comeback” tandang MU

Sesuai ambisi Ole Gunnar Solskjaer, MU kali tersebut mampu mengambil keunggulan lebih zaman atas tuan rumah setelah gaya comeback di enam pertandingan bertanding sebelumnya.

Keunggulan tersebut dihasilkan gol Marcus Rashford yang sigap menyambar bola umpan kiriman Bruno Fernandes untuk memperdaya kiper Kasper Schmeichel pada menit ke-23.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama, delapan menit kemudian Harvey Barnes mampu menyelaraskan kedudukan setelah merebut bola daripada penguasaan Fernandes dan melepaskan tembakan gemilang ke pojok tiang kiri gawang.

Skor ragu-ragu bertahan hingga turun minum serta MU tampak lebih meyakinkan untuk merestorasi keunggulan, tetapi Schmeichel mengabulkan dua penyelamatan gemilang untuk mengakhiri peluang Rashford dan Fernandes pada situasi serangan balik pada menit ke-62.

Dua menit berselang, Anthony Martial terlanjur mengabulkan selebrasi menganggap telah merestorasi kelebihan MU selepas melesakkan bola ke gawang tuan rumah tetapi golnya dianulir karena ia terjebak offside ketika Fernandes mengirimkan umpan terobosan.

Mengaji juga: Rodgers pastikan Jamie Vardy bisa lakoni Boxing Day anti MU

Kerja keras MU akhirnya membuat hasil pada menit ke-79 masa Fernandes menyelesaikan umpan terobosan Edinson Cavani, yang baru empat menit masuk menggantikan Martial, untuk mewujudkan kedudukan jadi 2-1 atas Leicester.

Namun, sekali lagi keunggulan itu raib saat umpan silang Ayoze Perez berhasil diselesaikan Jamie Vardy untuk menaklukkan kiper David de Gea pada menit ke-85.

Gol itu belakangan dianggap sebagai bunuh diri sebab bola terakhir mengenai bek Axel Tuanzebe sebelum bersarang ke dalam gawang MU.

Hasil imbang itu berarti bagus Leicester maupun MU terancam bisa terdepak dari empat besar selepas rangkaian Boxing Day sebab Everton, Chelsea, Tottenham Hotspurs serta Southampton membayangi mereka.

Leicester selanjutnya akan melawat ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, London, pada Senin (28/12), namun MU main menjamu Wolverhampton dalam Old Trafford sehari berselang.

Baca selalu: Gabriel Jesus dan Kyle Walker positif terinfeksi COVID-19

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020