News
Kepala kontainer kopi asal Indonesia tiba di San Fransisco

Kepala kontainer kopi asal Indonesia tiba di San Fransisco

Jakarta (ANTARA) –

Pandemi global COVID-19, yang mendatangkan tantangan berat bagi berbagai bagian industri, tak menyurutkan semangat anak muda asal Indonesia di San Fransisco untuk tetap mengupayakan ekspor kopi dari Tanah Air.

Perusahaan kopi yang dirintis oleh warga negara Indonesia (WNI) di San Fransisco, Belift Green Beans, telah berhasil mengirim kepala kontainer biji kopi hijau jenis arabika asal Jawa Timur ke Amerika Serikat, dan tiba pada kawasan Bay Wilayah beberapa hari dengan lalu.

Dalam keterangan tertulis Konsulat Jenderal RI pada San Fransisco yang diterima dalam Jakarta, Jumat, satu kontainer itu berisikan 300 karung kopi dengan total berat 18 ton. Seluruh isi pengiriman itu dibeli sebab satu diantara importir di AS serta akan dipasarkan ke para karakter kopi di seluruh negeri Paman Sam, termasuk roaster maupun pemilik kantin.

Konsul Ekonomi lantaran KJRI San Fransisco, Nugroho Y Aribhimo, menyampaikan dukungannya terhadap Diaspora Indonesia yang berkecimpung di bisnis kopi, untuk turut memajukan perekonomian Indonesia.

Sementara tersebut, satu diantara pendiri perusahaan rintisan itu, Ivan Hartanto, menyebut ekspor itu adalah yang pertama kalinya, secara nilai transaksi lebih dari 100 ribu dolar AS.

“Saya sangat senang di simpulan tahun ini kita berhasil membuat kopi spesialti Indonesia ke AS dan lebih dari 500 petani bisa terbantu dengan upaya kita ini. Kami berharap dapat bertambah meningkatkan ekspor ini di tarikh mendatang setelah masa pandemi sudah, agar kopi arabika Indonesia mampu merajai AS, ” ujar Ivan.

Pernyataan senada kendati turut disampaikan oleh Nugroho, dengan berharap agar pengiriman kontianer pertama oleh perusahaan itu dapat bersambung ke pengiriman-pengiriman selanjutnya di kala depan.

Menurut bahan KJRI San Fransisco, kopi adalah salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia ke AS. Pada kurun Januari hingga Oktober 2020, jumlah ekspor kopi Indonesia ke AS mencapai 202, 64 juta dolar AS. Dari jumlah tersebut, sejumlah 65, 78 juta dolar GANDAR atau 32, 46 persen meresap melalui wilayah kerja KJRI San Francisco, yaitu melalui pelabuhan San Francisco (California), Seattle (Washington), dan Columbia-Snake (Oregon).

Baca juga: Kemlu terlanjur ekspor kopi Indonesia ke rekan Amerika Utara, Jerman

Baca juga: Dirut RPN dorong Indonesia jadi produsen kopi terbesar ke-2 di dunia

Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2020