News
Indonesia-Korsel tingkatkan perlindungan awak pesawat perikanan

Indonesia-Korsel tingkatkan perlindungan awak pesawat perikanan

kegiatan sama bilateral perlu untuk mengatur mekanisme penempatan dan meningkatkan pelindungan pekerja serta pemberi kerja

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Nusantara dan Korea Selatan mengesahkan meningkatkan perlindungan awak kapal perikanan Indonesia (AKPI) dengan penandatanganan nota kesepahaman jarang Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Korea Seong-Hyeok Moon via virtual di Senin.

Dalam fakta resmi di Jakarta, Senin, Menaker Ida menegaskan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Ikatan Kerja dan Tenaga Kegiatan bagi AKPI yang berfungsi pada kapal ikan pesisir Korea itu merupakan ketika penting bagi kedua negeri.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, kami sampaikan ungkapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Korea akan kerja sama bilateral yang terjalin dengan baik khususnya di bidang ketenagakerjaan, ” kata Menaker Ida.

Mengaji juga: Menaker Ida dorong peran perempuan dalam perbaikan ekonomi

Ida menjelaskan kalau urgensi Indonesia akan kehadiran nota kesepahaman itu mengingat kerentanan perlindungan AKPI yang bekerja di kapal.

Apalagi pandemi COVID-19 semakin menambah kompleksitas permasalahan bagi pekerja migran Indonesia (PMI), utamanya yang main sebagai awak kapal.

“Pembentukan kerja setara bilateral diperlukan guna menyusun mekanisme penempatan, dan meningkatkan pelindungan hak-hak pekerja dan pemberi kerja, ” katanya.

Untuk tersebut, dibutuhkan koordinasi dan kegiatan sama yang intensif dan efektif antara kedua negeri guna merundingkan isu-isu ketenagakerjaan dan perlindungan terkait AKPI di Korea dan sponsor kerja.

Baca juga: Menaker ajak masyarakat ikut bangkitkan industri film Indonesia

Mengucapkan juga: Menaker dorong percepat vaksinasi calon pekerja migran Indonesia

Korea merupakan salah satu negara penempatan yang cukup diminati PMI. Berdasarkan data Imigrasi Korea per 30 April 2020 terdapat sebanyak 5. 343 AKPI bekerja di dalam kapal perikanan di tempat 20 ton.

Menaker Ida berharap, melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, kerja sama bilateral Indonesia dan Korea dapat lebih diperkuat, proses perekrutan serta penempatan bisa berjalan lebih baik, serta perlindungan AKPI dan pemberi kerja dalam Korea dapat lebih ditingkatkan.

Selanjutnya ialah pembentukan Pengaturan Pelaksanaan dengan akan mengatur secara rinci mengenai penempatan dan pelindungan AKPI, dengan dari pihak Indonesia akan diwakili sebab Badan Pelindungan PMI (BP2MI).

Baca juga: Menaker pastikan telah siapkan langkah tangani kepulangan PMI

Baca juga: Menaker: Jumlah penggunaan TKA di Indonesia terus turun

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021