News
IHSG ditutup menguat, terkerek ekspansifnya data manufaktur domestik

IHSG ditutup menguat, terkerek ekspansifnya data manufaktur domestik

Pasar sudah membuktikan pemulihan ekonomi yang kaya terlihat manufaktur kita ekspansi 54, 6 dari sebelumnya 53, 2

Jakarta (ANTARA) – Indeks Makna Saham gabungan (IHSG) Pura Efek Indonesia (BEI) dalam Selasa sore ditutup bangkit didorong ekspansifnya data manufaktur domestik.

IHSG ditutup menguat 11, 22 poin atau 0, 19 tip ke posisi 5. 963, 82. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Ruang LQ45 naik 4, 58 poin atau 0, 52 persen ke posisi 888, 92.

“Pasar sudah menunjukkan pemulihan ekonomi yang signifikan terlihat manufaktur kita ekspansi 54, enam dari sebelumnya 53, 2. Artinya konsumsi masyarakat sudah membaik terlihat juga sebab kenaikan inflasi di nilai 1, 42 persen year on year , ” kata analis Foster Asset Management Suharto di Jakarta, Selasa.

Ia memperkirakan sampai penutupan minggu ini IHSG masih akan bergerak bangkit di 5. 900-6. 100 menyusul data Produk Pribumi Bruto (PDB) Indonesia kuartal I 2021 yang mau dirilis minggu ini.

Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji serupa mengatakan faktor ekspansifnya PMI Manufaktur Indonesia memang membakar naiknya IHSG hari ini, di samping faktor kemantapan inflasi domestik.

Baca serupa: PMI manufaktur RI tetap naik, Menperin: Pelaku industri mulai bangkit

Baca pula: Kemenkeu: PMI Manufaktur ijmal dan RI tinggi, contoh perbaikan bisnis

“Selain itu, market selalu mengapresiasi program vaksinasi global yang berjalan dengan mampu, ” ujar Nafan.

Dibuka menguat, IHSG sempat terkoreksi di pusat perdagangan namun kembali terangkat ke zona hijau mulia jam sebelum berakhirnya perniagaan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dimana sektor barang konsumen primer mendarat paling dalam yaitu minus 1, 08 persen, diikuti sektor properti & real estat dan sektor barang konsumen non primer per minus 0, 93 tip dan minus 0, 64 persen.

Namun tujuh sektor meningkat yang mana sektor perindustrian naik tertinggi yaitu 1, 16 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang baku masing-masing 0, 94 persen dan 0, 8 persen.

Penutupan IHSG tunggal diiringi aksi beli bagian oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah kulak bersih asing atau net foreign buy  sebesar Rp416, 36 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebesar 994. 271 kali pembicaraan dengan jumlah saham dengan diperdagangkan sebanyak 18, 5 miliar lembar saham senilai Rp9, 3 triliun. Sebesar 223 saham naik, 251 saham menurun, dan 169 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng naik 199, 6 poin ataupun 0, 7 persen ke 28. 557, 14 & indeks Straits Times terkoreksi 5, 63 poin atau 0, 18 persen ke 3. 179, 13. Sedangkan bursa Jepang dan China libur.

Baca juga: IHSG Selasa dibuka menguat tipis 2, 8 poin
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © KURUN 2021