News
BPOLBF siapkan empat strategi pulihkan kunjungan wisata ke Labuan Bajo

BPOLBF siapkan empat strategi pulihkan kunjungan wisata ke Labuan Bajo

menyesatkan penting penerapan protokol kesehatan tubuh, jadi kita melakukan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Environment  Health, Safety, Sustainability)

Labuan Bajo (ANTARA) – Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata (BPOLBF) Shana Fatina menyiapkan sejumlah strategi untuk memulihkan kembali kunjungan wisata ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama masa  pandemi COVID-19.

“Pertama tentunya paling penting penerapan aturan kesehatan, jadi kita melaksanakan sertifikasi CHSE ( Cleanliness, Environment  Health, Safety, Sustainability ) untuk industri pariwisata yang ada di Labuan Bajo, katanya dalam perbincangan dengan Kurun di Labuan Bajo, Rabu.

Ia melanjutkan strategi kedua adalah mendorong percepatan vaksinasi  sehingga karakter pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terjaga dari serbuan virus COVID-19.

Baca serupa: BPOLBF: Turis akan nikmati wajah baru Labuan Bajo

Strategi ketiga, tambah dia, menciptakan produk pariwisata hangat selain yang sudah ada seperti produk tematik tempat wisata, wisata tenun, wisata kopi, dan lainnya.

Strategi terakhir, menurut dia, mendorong kampanye work from Labuan Bajo  dengan menyiapkan kawasan pariwisata ini biar mampu menerima kunjungan sejak berbagai pihak baik perusahaan, kementerian/lembaga yang menggelar kesibukan atau pertemuan di Labuan Bajo.

“Dengan demikian setelah kegiatan mereka bisa beriwsata di Labuan Bajo atau Taman Nasional Komodo, ” katanya.

Oleh karena tersebut, pihaknya juga mendukung sempurna penyelenggaraan kegiatan puncak Kegiatan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2021 di Labuan Bajo.

Baca juga: Ubah wajah Labuan Bajo, Kementerian PUPR bangun trotoar premium

Lebih lanjut,   Shana Fatina mengatakan Labuan Bajo jadi salah satu Kawasan Penting Pariwisata Nasional (KSPN) terus berbenah dengan penataan lima kawasan diantaranya Puncak Waringin, Batu Cermin, Water Front City, fasilitas di Tanah Rinca dan beberapa pembentukan seperti pemindahan pelabuhan peti kemas.

Kira-kira diantara kawasan ini telah selesai dibangun dan secara keseluruhan direncanakan tuntas di dalam 2021 sehingga wisatawan dengan datang bisa menikmati iklim baru Labuan Bajo dengan lebih segar dan tertata dengan rapih.

“Kita berharap dengan bervariasi upaya ini pariwisata Labuan Bajo kembali menggeliat yang kemudian berdampak pada perbaikan ekonomi di daerah, ” katanya.

Baca juga: Hidup dari Bajo tingkatkan anjangsana wisatawan hingga 38 obat jerih

Baca juga: Industri pariwisata di Labuan Bajo didorong pakai kopi lokal

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2021